Perlukah Mengundang Bos Jadi Teman di Facebook?

DEMAM Facebook melanda dunia. Sepertinya kita tidak pernah menjadi warga dunia jika tidak punya account di situs jejaring sosial tersebut. Namun, perlukah kita mengundang atasan menjadi teman di Facebook?

Usia Facebook kini sudah lima tahun. Sampai tahun lalu saja, sudah 150 juta orang yang menjadi anggotanya. Mirip sebuah negara dalam dunia maya. Situs ini awalnya dibuat untuk para alumnus Harvard untuk saling berkomunikasi ini memikat karena kelebihan yang dimilikinya dibanding situs jejaring sosial lainnya.

Bisa dikatakan, para pemilik account Facebook adalah para pegawai yang menghabiskan banyak waktu di depan komputer untuk menyelesaikan pekerjaannya. Sebab, membuat account di Facebook, seperti punya sebuah dunia lain yang sepenuhnya jadi kekuasaan kita.

Memiliki account di Facebook diyakini juga bakal memudahkan pekerjaan. Kita bisa berkomunikasi dengan teman kerja meski terkendala jarak. Namun, situasi juga bisa sebaliknya. Terlalu asyik di Facebook, malah sering mengganggu aktivitas di kantor. Meski begitu, demam Facebook susah sekali “diobati”.

Kalau teman Anda di Facebook itu di dunia nyata ialah teman-teman kerja, barangkali tidak menjadi persoalan yang rumit. Persoalan baru muncul bila Anda terlanjur berteman dengan bos. Kami bakal menemukan kesulitan untuk menyeimbangkan kehidupan profesional dan kehidupan pribadi dengan si bos.

Di Facebook, kita sering kali memasukkan konten yang bersifat personal. Kadang hal lucu, bahagia, menyedihkan atau bahkan menjijikkan. Apakah itu terkait dengan kehidupan pribadi, atau ada kaitannya dengan kantor. Kalau sudah begitu, apakah ada hal positif dengan mengundang bos, atau mantan bos kita jadi teman di Facebook? “Jika Anda bekerja di perusahaan yang berpikiran terbuka di mana hampir semua pegawai punya Facebook, maka partisipasi Anda di Facebook setara dengan makan siang bersama,” kata Patrice-Anne Rutledge, ahli social networking dan networking dan pengarang “The Truth About Profiting from Social Networking”.

Lebih lanjut dikatakan, keuntungan untuk menjalin pertemanan dengan bos yang sekarang atau mantan bos adalah mampu membangun hubungan yang lebih personal. Dengan begitu, Anda bisa mengenal mereka secara lebih baik. Menjalin pertemanan di Facebook, mungkin bisa membuat Anda menemukan kesukaan yang sama. Apakah itu soal film dan musik olahraga, atau hal lainnya. “Sebaliknya, bos juga tahu Anda dengan lebih baik sebagai pribadi. Hubungan personal ini bisa jasi aset berharga ketika Anda ingin meningkatkan karier atau pekerjaan baru yang lebih baik,” tutur Patrice.

Namun, ada baiknya Anda benar-benar mempertimbangkan lebih dulu sebelum memutuskan berteman dengan bos Anda di dunia maya. Bila Anda memiliki sesuatu yang ingin disembunyikan dari bos, sebaiknya jangan undang dia jadi teman di Facebook. Namun, Anda harus ingat meski tidak berteman dengan bos, sangat besar kemungkinan hal-hal yang Anda sembunyikan dari atasan bakal ketahuan juga. Tidak ada konten yang benar-benar privat jika sudah masuk dunia maya. “Konten yang sangat memengaruhi masa depan karier dan pekerjaan Anda. Baik itu secara positif atau negatif,” kata Patrice.

Sebelum memutuskan berteman dengan bos di Facebook, cermati juga budaya perusahaan tempat Anda bekerja. Jika budaya perusahaan di mana hubungan atasan dan bawahan lebih longgar, tidak ada salahnya untuk mengundang bos menjadi “teman”.

Situasi jadi berbeda jika Anda yang diundang lebih dulu oleh bos untuk jadi temannya. Menolak ajakan itu tentu hal yang agak mustahil. Anda akan dianggap tidak menghormati atau tidak menghargai dirinya. Sebaiknya terima ajakan bos Anda itu, tetapi sebelumnya, sebaiknya menyingkirkan konten yang bakal membahayakan diri Anda.

Sumber : okeZone

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s