STOP pornografi. Mari kita peduli!

Ketika dunia sudah tak berbatas, maka tiap dirilah yang menegaskan batas dalam dirinya.

Pemerintah (dalam hal ini Depkominfo) menyerukan adanya penutupan akses internet untuk konten pornografi, as soon as possible, mulai Mei 2008. Berbagai langkah diupayakan. Pertama, memberikan edukasi terhadap masyarakat pengguna (grassroot) akan dampak destruktif konten pornografi sehingga diharapakan setiap orang dapat menahan diri untuk tidak mengakses. Kedua, menyediakan freeware untuk filter yang dapat didownload melalui site depkominfo, dan ketiga, bersama komunitas Internet Service Provider menerapkan proteksi akses situs-situs berkonten pornografi.

Suatu gagasan positif memang, paling tidak untuk memperlambat rank acess situs porno yang kian hari melonjak kian tinggi.

Namun amat disayangkan, baru saja pernyataan Pak Menteri digulirkan, bersamaan itu pula site depkominfo di hack. Hal yang sungguh mudah untuk ditebak, bahwa pasti ada komunitas yang concern dan setia dengan “konten pornografi”, baik untuk kepuasan diri ataupun untuk memperkaya diri, yang siap menjadi “penentang paling depan” jika regulasi ini digulirkan.

Selanjutnya, harapan tinggi atas komitmen komunitas ISP dalam menerapkan proteksi rasanya masih perlu diuji. Akan selalu ada pergumulan antara ” menguntungkan” atau “tidak menguntungkan” bagi kelangsungan hidupnya.

Akhirnya …………ketika dunia sudah tiada batas, maka kitalah yang harus berbatas. telah teramat jelas di depan mata, apa yang baik dan apa yang buruk. telah teramat tegas, antara kesholihan dan kekufuran. Mari kita mulai…, dari diri, keluarga dan peduli terhadap masyarakat.

sumber : http://wentydwiyuniarti.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s