Ancaman Pengguna MP3 Player dan WiFi ‘Gratisan

undefined

Teknologi
memang bisa memudahkan dan menguntungkan pekerjaan. Namun tidak jarang
bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan memiliki sisi negatif,
sehingga Pemerintah di beberapa negara membuat peraturan tersendiri
terhadap beberapa piranti teknologi. Hal inilah yang terjadi pada dua
gadget ternama, yaitu pemutar musik (MP3 Player) dan fasilitas WiFi
pada laptop.

Saat seseorang menggunakan ponsel dan pemutar musik
saat berada di jalan, maka akan muncul sikap tidak peduli terhadap
sekelilingnya karena begitu fokus pada alat tersebut atau terlalu besar
volume musiknya. Akibatnya terjadi sejumlah kecelakaan yang menimpa
mereka. Maka dari itu Pemerintah Australia akan memberlakukan peraturan
mengenai pelarangan pemakaian ponsel dan pemutar musik bagi para
pejalan kaki.

Misalnya pada 23 Juli yang lalu, seorang laki-laki
19 tahun tertabrak oleh mobil di sebuah jalan di New South Wales,
Australia. Pihak berwenang mengatakan hal itu terjadi karena
kesalahannya sendiri karena saat itu ia sedang mendengarkan musik
ketika menyeberang jalan. Maka, jika peraturan tersebut resmi
diberlakukan, maka siapa yang melanggar bukan hanya kena denda, namun
juga terancam dijebloskan dalam penjara jika sampai terjadi kecelakaan.

Pelarangan gadget serupa
dengan alasan yang berbeda juga terjadi di New York, Amerika Serikat.
Menjamurnya sejumlah kafe yang memberikan fasilitas WiFi terhadap
pengunjungnya ternyata malah mendatangkan kerugian daripada keuntungan.
Hal tersebut terjadi karena rata-rata para pengunjung hanya membeli
minuman dengan harga paling murah, kemudian mengakses internet selama
berjam-jam secara gratis sekaligus mengisi ulang baterai laptop.
 
Pengelola
kafe merasa dirugikan karena kafe dari luar terlihat penuh dan laris
padahal di dalamnya berisi pengunjung yang sudah berjam-jam ada di sana
tanpa melakukan pembelian dalam jumlah banyak. Maka dari itu, sejumlah
kafe kopi khususnya yang terbilang kecil, membatasi akses WiFi di sana.
Bahkan ada juga yang melarang pengunjung menggunakan laptop, mematikan router wireless,
dan memasang tanda dilarang menggunakan laptop. Ada juga kafe yang
tidak melarang pengunjung mengakses internet, tapi memungut biaya untuk
penggunaan akses WiFi di kafe. [Feby]

sumber : http://www.teknopreneur.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s